Sangkulirang, konekkutim.com — Upaya mengatasi krisis air bersih di Kecamatan Sangkulirang terus Pemkab Kutim lakukan. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, turun langsung memastikan layanan air bersih mulai berjalan dengan meresmikan SPAM sekaligus melakukan uji petik di Desa Benua Ilir (30/8/2026).
Ardiansyah membuka keran air secara simbolis dalam kegiatan tersebut. Uji petik dilakukan sebagai bagian dari pengecekan awal terhadap kelancaran distribusi air yang akan dimanfaatkan masyarakat.
Sangkulirang sebelumnya mengalami krisis air selama sekitar empat bulan akibat menurunnya sumber air secara drastis. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mencari solusi dengan memanfaatkan infrastruktur yang telah tersedia di kawasan KEK Maloy.
Ardiansyah menyebut pengoperasian layanan ini terwujud melalui kerja sama Perumdam Tirta Tuah Benua dengan PT Melati Bhakti Satya (MBS) Kaltim.
“Hari ini adalah launching air PDAM di Sangkulirang yang merupakan kerja sama Perumdam Tirta Tuah Benua dengan PT MBS (Melati Bhakti Satya) Kaltim yang menggunakan SPAM di KEK Maloy,” ungkapnya.

Bupati mengatakan, sebanyak 1.400 Sambungan Rumah (SR) saat ini telah terhubung dengan layanan air bersih. Pemkab Kutim juga akan memperluas cakupan pelayanan dengan menambah sekitar 500 Sambungan Rumah.
“Untuk Sangkulirang, saat ini sudah masuk 1.400 Sambungan Rumah, dan insyaallah akan ditambah lagi 500,” jelas Ardiansyah.
Dengan mulai beroperasinya SPAM tersebut, Ardiansyah berharap persoalan air bersih yang dirasakan warga dapat segera teratasi. Ia pun mengajak masyarakat menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Selamat kepada warga Sangkulirang yang hari ini sudah menikmati air bersih,” tutupnya.
Dapatkan info terbaru dan terus terkoneksi dengan Kutai Timur tercinta melalui situs konekkutim.com yang terpercaya!


















