Batu Timbau, konekkutim.com — ‘Aladin’ atau atap, lantai, dan dinding akan menjadi penolong berupa hunian sementara untuk korban kebakaran Batu Ampar. Usulan dari Camat Batu Ampar ini mendapatkan persetujuan langsung dari Bupati Kutim, pada Minggu (29/3/2026).
Kebakaran yang telah menghangsukan ratusan rumah di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, pada Kamis (26/3/2026) yang lalu telah mendapatkan perhatian dari Pemkab Kutim. Pemkab Kutim bersama dengan Baznas dan Dinas Sosial Kutim telah melakukan peninjauan sekaligus penyaluran bantuan, pada Minggu (29/3/2026).
Bantuan dari Pemkab bersama Dinsos dan Baznas Kutim

Pemkab Kutim bersama dengan Dinas Sosial Kutim menurunkan sejumlah 115 paket bantuan sandang dan pangan untuk para korban. 115 paket bantuan pangan tersebut masing-masing berisi satu dus mie instan, 5kg beras, 1kg gula, 1lt minyak goreng, dan juga sekotak teh dan sarden. Adapun untuk sementara, sembari menunggu pembaruan data korban, 115 sarung dan bed cover, sekaligus 50 lembar terpal telah masyarakat terima.
Baznas Kutim dalam pemberian bantuan kali ini menyalurkan bantuan dana segar sebesar 775 juta rupiah. Bupati Kutim secara khusus meminta agar bantuan dana yang berasal dari zakat masyarakat Kutim ini Baznas salurkan untuk masing-masing kepala keluarga. Bupati Ardiansyah Sulaiman tidak ingin dana ini bercampur dengan pembangunan fisik ‘aladin’ di kemudian hari.
Apa itu Aladin?
Aladin adalah singkatan dari atap, lantai, dan dinding yang akan menjadi hunian sementara para korban kebakaran di Desa Batu Timbau. Aladin merupakan usulan dari Camat Batu Ampar untuk menanggulangi kebutuhan hunian dari para korban kebakaran yang telah kehilangan rumahnya.
Bupati Ardiansyah sampaikan bahwa usulan Aladin ini nantinya akan Dinas Perkim (Perumahan dan Kawasan Pemukiman) bersama Baznas tangani. (STV)
Dapatkan info terbaru dan terus terkoneksi dengan Kutai Timur tercinta melalui situs konekkutim.com yang terpercaya!
















