Sangatta, konekkutim.com — DPD PKS Kutim jadikan Latihan Perempuan Siaga (Latansa) sebagai momentum memperkuat soliditas kader.
Latansa Dasar
Latihan Perempuan Siaga (Latansa) Dasar, inisiasi DPD PKS Kutim, terselenggara pada Sabtu (17/10/2026) di Lapangan Dispora Kutim. Sebagai bagian dari upaya pembinaan kader, agenda ini menghadirkan kader PKS se-Kutim. Kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan soliditas dalam menjalankan amanah dakwah dan pengabdian masyarakat menjadi dasar terselenggaranya agenda ini.
Akhmad Wasrip selaku Ketua DPD PKS Kutim menegaskan bahwa Latansa bukan sekadar kegiatan pelatihan. Latansa merupakan momentum untuk meningkatkan kesiapan kader dalam menjalankan peran di lingkungan keluarga, organisasi, sampai ke masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa terdapat tiga modal utama yang harus terus mereka jaga dalam perjuangan PKS, yaitu:
- Kader yang militan,
- Struktur yang solid,
- Amal jama’i atau kerja bersama yang mengedepankan semangat kolektif kolegial.
“Kader adalah aset yang terbesar bagi jamaah ini,” ujar Wasrip.
Wasrip menilai, setiap kader memiliki potensi yang dapat berkembang demi memperkuat organisasi. Ia mendukung seluruh kader agar aktif guna meningkatkan produktivitas dan kualitas kerja organisasi.

5 Rumah Perjuangan PKS
Selain menekankan pentingnya soliditas kader, Ketua DPD PKS Kutim ini juga mengingatkan kembali lima rumah perjuangan PKS yang harus terus mereka perjuangkan dan implementasikan.
Kelima rumah perjuangan tersebut meliputi:
- Rumah tangga, fondasi perjuangan melalui keluarga yang harmonis dan pendidikan anak,
- Rumah ibadah, pusat pembinaan keimanan,
- Rumah PKS, menjadi ruang penguatan organisasi, ketaatan, dan ukhuwah,
- Rumah kebangsaan mencerminkan komitmen kader untuk berkontribusi bagi NKRI, dan
- Rumah kemanusiaan yang terwujud melalui kepedulian sosial tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.
“Tidak pandang agama, tidak pandang suku. Tidak ada sekat, kecuali kita berjuang dan bergerak atas nama kemanusiaan,” tegas Wasrip.
Akhmad Wasrip menekankan bahwa kelima rumah perjuangan tersebut tidak cukup hanya sebagai konsep, tetapi harus terwujud melalui tindakan nyata. Ia berharap kader mampu menjaga keharmonisan keluarga, memakmurkan rumah ibadah, memperkuat organisasi, berkontribusi bagi bangsa, dan hadir membantu masyarakat yang membutuhkan. (STV)
Dapatkan info terbaru dan terus terkoneksi dengan Kutai Timur tercinta melalui situs konekkutim.com yang terpercaya!













