Teluk Pandan, konekkutim.com — Teluk Pandan hidupkan potensi agrowisata daerah dengan mengembangkan 30 hektar sawah. Pembukaan agrowisata ini turut mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.
Desa Teluk Pandan di Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur, mulai mengembangkan potensi wisata yang dimiliki. Salah satunya adalah peresmian Agrowisata Sawah oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Kehadiran tempat ini jadi bukti kalau potensi desa bisa diolah jadi sesuatu yang lebih dari sekadar fungsi awalnya.
Lahan sekitar 30 hektar yang dulunya hanya menjadi sawah kini tertata lebih rapi dan menarik. Tidak hanya mempertahankan fungsi utamanya sebagai area pertanian, kawasan ini juga berubah jadi tempat wisata. Proses pengembangannya dilakukan bersama Kelompok Tani Padaidi, termasuk pembangunan saluran irigasi sepanjang 3 kilometer untuk mendukung aktivitas di area tersebut.
Perubahan ini jadi ladang peluang baru bagi warga sekitar. Sawah yang biasanya hanya jadi tempat produksi hasil tani, sekarang juga bisa jadi ruang berkumpul, tempat belajar, sekaligus lokasi rekreasi.
Agrowisata Sawah Tawarkan Wisata Edukasi dan Dorong Ekonomi Warga
Saat peresmian tergelar, pada Rabu (4/6/2025), Bupati Ardiansyah menyampaikan bahwa apa yang Teluk Pandan lakukan ini bisa jadi contoh untuk desa lain. Menurutnya, desa punya banyak potensi, tinggal bagaimana cara mengelolanya dengan baik dan konsisten.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal. Tanpa keterlibatan warga, pengembangan seperti ini tidak akan berjalan maksimal.
Di Agrowisata Sawah Teluk Pandan, pengunjung tidak hanya datang untuk melihat pemandangan. Mereka bisa melakukan berbagai aktivitas seperti memancing, duduk santai menikmati suasana persawahan, hingga belajar langsung tentang proses pertanian. Tempat ini juga cocok untuk kegiatan edukasi bagi anak-anak dan pelajar yang ingin mengenal lebih dekat dunia pertanian.
Kehadiran agrowisata ini diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar. Dengan adanya pengunjung yang datang, peluang usaha seperti kuliner, jasa, hingga produk lokal bisa ikut berkembang.
Dukungan juga datang dari Anggota DPRD Kalimantan Timur, Arfan. Ia menilai langkah ini cukup strategis karena memanfaatkan potensi yang sudah ada tanpa harus mengubah identitas desa. Menurutnya, konsep seperti ini bisa jadi contoh pembangunan yang berkelanjutan.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara kelompok tani, masyarakat, dan pemerintah agar pengelolaan kawasan wisata ini bisa berjalan dalam jangka panjang.
Dengan resminya Agrowisata Sawah ini, Teluk Pandan mulai menunjukkan wajah barunya. Tidak hanya sebagai desa pertanian, tapi juga sebagai desa yang punya ide dan inovasi dalam mengembangkan wilayahnya. Ke depan, kawasan ini diharapkan bisa jadi salah satu tujuan wisata yang terkenal di Kutai Timur. (FZ)
Dapatkan info terbaru dan terus terkoneksi dengan Kutai Timur tercinta melalui situs konekkutim.com yang terpercaya!















