Sepaso Timur, konekkutim.com — Kembali fokus terhadap ketahanan pangan, bupati sebut akan siapkan 20 ribu hektare lahan untuk membangun dan mencetak tanaman padi.
Berangsur-angsur penuhi komitmen 50 program unggulan, Bupati Kutai Timur sampaikan akan siapkan 20 ribu hektare lahan untuk ketahanan pangan. Hal tersebut bupati Ardiansyah sampaikan dalam agenda penanaman padi sawah di Kecamatan Bengalon. Dalam agenda tersebut, Ardiansyah sampaikan bahwa pembukaan lahan ini menjadi bagian penting dalam penguatan ketahanan pangan daerah.

Lahan seluas 20 ribu hektare itu nantinya tidak hanya berupa lahan basah, tetapi juga lahan kering dan lahan terapung. Bupati Kutai Timur sebutkan bahwa lahan kering dan lahan terapung tersebut telah membuktikan hasilnya. Kedua jenis lahan tersebut sukses berkontribusi dalam menghasilkan panen padi berkualitas.
Lahan kering yang ada di bawah pengelolaan anggota DPRD, Masdar Kidang, telah menghasilkan varietas padi unggul, yaitu Padi Mayas. Kecamatan Bengalon memiliki komunitas petani, tepatnya di Desa Tepian Langsat, di mana media tanam padinya adalah kolam terapung.
Lebih dari itu, Kutai Timur juga telah mengantongi kerja sama dengan Universitas Padjajaran. Pihak universitas menyebutkan bahwa mereka siap membantu para petani agar bisa panen lebih dua kali dalam setahun.
“Tamu dari Unpad yang menyampaikan siap untuk membantu para petani lahan kering untuk bisa panen lebih dari dua kali dalam setahun. Nah ini yang saya minta Dinas Pertanian untuk koordinasi dan komunikasikan,” jelas Ardiansyah Sulaiman. (STV)

Dapatkan info terbaru dan terus terkoneksi dengan Kutai Timur tercinta melalui situs konekkutim.com yang terpercaya!
















