Sangatta, konekkutim.com — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kutai Timur telah menyalurkan zakat kepada 28.161 penerima sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat. Program ini menjadi bukti nyata peran zakat dalam mendukung pengentasan kemiskinan di daerah.
Penyaluran tersebut mencerminkan komitmen Baznas Kutim dalam memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain memberikan manfaat langsung, langkah ini juga memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial.
Melalui berbagai program yang berjalan, Baznas Kutim terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat agar tepat sasaran. Upaya ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat di seluruh wilayah Kutai Timur.
Kutim Berzakat, Baznas Ungkap Potensi Zakat Rp920,87 Miliar

Agenda Kutim Berzakat yang tergelar di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutai Timur pada 10 Maret 2026, turut memperkuat komitmen Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan sosial. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memaparkan capaian kinerja pengelolaan zakat di daerah.
Ketua Baznas Kutim, Masnip Sofwan, menyampaikan bahwa pengelolaan dana zakat telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa seluruh proses mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat beserta regulasi turunannya.
“Pengelolaan zakat yang kami lakukan berlandaskan prinsip syar’i dan mengikuti regulasi yang berlaku, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara transparan,” ujar Masnip.
Dalam kesempatan tersebut, Baznas Kutim juga mengungkap potensi zakat daerah yang mencapai Rp920,87 miliar. Bagi Masnip, nilai ini memiliki peran strategis dalam memperkuat program pengentasan kemiskinan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur.
“Potensi zakat ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen penting dalam pembangunan sosial apabila terkelola secara optimal,” tambahnya.
Hingga tahun 2025, sebanyak 28.161 jiwa telah merasakan manfaat dari penyaluran zakat Baznas Kutim. Para penerima tersebut tersebar di 18 kecamatan, menandakan luasnya jangkauan program yang telah berjalan.
Salah satu penerima manfaat di bidang pendidikan, Anugrah Cahaya Pertiwi, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Mahasiswa STEI SEBI tersebut mengaku dapat melanjutkan pendidikan hingga meraih prestasi berkat beasiswa dari dana zakat Baznas Kutim.
“Saya sangat bersyukur atas bantuan ini karena bisa melanjutkan kuliah dan meraih prestasi,” ungkap Anugrah.
Baznas Kutim menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan melalui pengelolaan zakat yang berlandaskan prinsip syar’i, taat regulasi, serta selaras dengan nilai-nilai NKRI. Ke depan, pemerintah berharap Baznas dapat terus memperluas manfaat zakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kutai Timur. [FZ]
Dapatkan info terbaru dan terus terkoneksi dengan Kutai Timur tercinta melalui situs konekkutim.com yang terpercaya!




















